Categories
Kuliner

Cara membuat soto betawi original yang kaya akan rempah

 Soto Betawi Daging Roxy Darwasa

Soto (sup tradisional Indonesia) dinikmati secara luas di seluruh Indonesia dan setiap daerah memiliki soto khasnya sendiri. Di Jakarta, ada satu soto yang sangat khas yaitu adalah soto betawi yang bisa ditemukan di mana-mana, di gerobak jajanan pinggir jalan, warung-warung makan, food court di mal, restoran kelas atas, hingga hotel berbintang, dimanapun kalian berada kalian pasti akan mudah menemukan soto betawi khas dari jakarta. Tiap tempat akan punya cara tersendiri dalam mengolah soto betawi, dengan paduan bumbu rahasia yang sangat khas, dan masing-masing dengan penggemar berat yang menggembar-gemborkan soto betawi mereka lah yang paling menyuguhkan soto betawi terlezat dan orisinal. Untuk kalian yang ingin membuat soto betawi untuk disantap dirumah, ternyata bisa banget loh! karena pada artikel kali ini kami akan memberikan kalian resep dan cara mengolah soto betawi khas DKI Jakarta, yang pastinya resep yang kami berikan ini merupakan resep soto betawi dengan rasa yang orisinil dan kaya akan rempah. Langsung saja yuk kita lihat resep dan cara membuat soto betawi!

Bahan yang digunakan

  • 1 kilogram daging sengkel (daging pada bagian betis sapi)
  • 500 gram babat sapi
  • 5 batang serai, memarkan dan diikat
  • 3 lembar daun salam
  • 1 liter susu segar
  • 1 liter air
  • 500 ml santan
  • 1 sendok makan garam
  • 5 lembar daun jeruk purut

Bahan untuk bumbu giling

  • 100 gram bawang merah
  • 4 siung bawang putih
  • 1 inchi jahe
  • Lengkuas 2 inchi
  • 5 buah kemiri

Hiasan dan pelengkap

  • 2 tomat, potong dadu 1/2 inci
  • 2 kentang, potong dadu 1/2 inci dan goreng
  • 2 batang daun bawang, iris tipis
  • 2 sendok makan bawang goreng
  • emping (alias kerupuk melinjo)
  • 10 jeruk purut (atau sekitar 3 jeruk nipis biasa)
  • kecap manis
  • nasi putih panas
  • acar

cara membuat soto betawi khas DKI jakarta

  1. Rebus secara bersamaan daging sengkel, babat, serai yang sudah dimermarkan, daun salam, susu, dan bumbu yang sudah digiling dengan api sedang besar dalam panci yang agak besar. Setelah mendidih, kecilkan api, tutup panci, dan lanjutkan memasak hingga daging dan babat empuk, sekitar 2 jam. TIPS: Jika menggunakan panci presto, langkah ini hanya membutuhkan waktu 30 menit.
  2. Angkat daging dan babat dari panci hingga dingin. Setelah cukup dingin untuk dipegang, potong-potong, daging dan babat berukuran sekitar 1/2 inci kubus.
  3. Langkah opsional: Saring sup untuk menghilangkan kotoran dan buih untuk mendapatkan sup bening, lalu kembalikan sup yang sudah disaring ke dalam panci sup.
  4. Masukkan kembali potongan daging dan babat ke dalam panci, tambahkan air, santan, garam, dan didihkan. Kecilkan api dan biarkan mendidih selama 30 menit lagi.
  5. Matikan api, buang serai dan daun salam. Masukkan daun jeruk purut.
  6. Sajikan sup (soto) dalam mangkuk sup. Hiasi setiap mangkuk dengan tomat dan kentang goreng yang sudah dipotng-potong, dan taburi dengan irisan daun bawang, bawang goreng dan emping. Biarkan setiap orang menambahkan jeruk nipis dan kecap manis ke dalam sup mereka sesuai dengan selera masing-masing. Sup (soto) secara tradisional dimakan dengan nasi putih hangat dan acar.
Categories
Uncategorized

Hello world!

Welcome to WordPress. This is your first post. Edit or delete it, then start writing!